-->

Review Film : IT - Chapter Two (2019)


★ 8.5/10

Nonton film ini yang berdurasi 2 setengah jam lebih terasa seperti perjalanan naik kereta yang panjang banget. IT : Chapter Two bisa dibilang padat banget sampe istilahnya kepenuhan untuk dibikin 1 film sehingga jeda antara ide pokok di tiap scenenya berasa sesak.

Di film ini kalian bakal dijelasin segala sesuatu yang abu abu di film pertamanya seperti sosok Pennywise itu sepertinya siapa dan apa yang terjadi saat 'gap' di film pertama. Banyak detail info yang menurut gw kecepetan sehingga susah ditangkep sama penonton seperti asal usul IT itu sendiri.



Apa yang penulis suka dari film ini adalah sosok-sosok jelmaan Pennywise itu sendiri. Thrilling, creepy banget dan berasa baru, some brand new. Monster yang ditampilkan disini unik dan kreatif dan tentunya mengancam. Andy Muschietti sang sutradara benar benar tau bagaimana memainkan jumpscare sehingga semua jumpscare yang ditampilkan di film ini ngena buat saya sendiri. Paling suka dengan sosok nenek dirumah tua Beverly. Asli itu creepy banget and kinda disturbing a bit. Selain itu di film ini ada beberapa unsur di bukunya yg kemarin sempet gak ditambahin di film pertamanya and i love it. Seperti sosok patung penebang kayu yang menjadi hidup dan kisah kasih antara Richie - Eddie, oops spoiler. And and i love the pop culture reference easter egg di film ini seperti Superman dan The Shining sebagai hiasan di salah satu scene.

Semua aktingnya sudah terbilang baik apalagi fokus utamanya McAvoy sama Chastain. Yang mana mereka berdua pernah bekerja bareng di X-Men : Dark Phoenix. Tentu saja chemistry mereka berdua dapet banget. Selain itu, saat PH aka Warner Bros pertama kali ngumumin pemeran dewasa dari masing masing karakter saya sempat ragu dengan beberapa karakter but they really really killing it. Semuanya memainkan peran masing masing dengan ideal dan poin plus mereka bener bener mirip banget.



Overall oke bangetlah diatas rata rata. Segala aspek sudah memuaskan seperti cgi / scoring. Cuma ya ini berasa lama banget untuk saya. Berasa gak kelar kelar but in a good way. Bukan sengaja dipanjang panjangin tapi materi film ini terlalu luas untuk dieksekusi ke dalam 1 film.  Apalagi katanya niat sutradara pada awalnya ingin menjadikan durasi film ini sepanjang empat jam. Dan selain itu, ada banyak scene yang predictable banget karena terkesan memang dibuat seperti itu yang mana pada beberapa kasus untuk menciptakan adegan emosional, but it's still okay, masih bisa dinikmati.

0 Response to "Review Film : IT - Chapter Two (2019)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel